Bahan baku mesin pelet dapat berupa jerami, sekam padi, biji-bijian, serbuk gergaji, serutan kayu, dan bahan baku lainnya. Penggunaan pelet berbeda tergantung bahan bakunya. Bahan baku seperti biji-bijian digunakan sebagai pakan, sedangkan serpihan kayu digunakan untuk membuat pelet bahan bakar. Mesin pelet pakan die datar dan mesin pelet pakan die cincin adalah dua jenis mesin pembuat pelet yang ada di pasaran. Apa perbedaan antara kedua mesin pembuat pelet ini? Bagaimana cara memilih mesin yang tepat?


Pengenalan Mesin Pembuat Pelet Die Datar

Mesin pelet die datar berukuran kecil, ringan, mudah dibersihkan, dan mudah dirawat. Mesin pelet die datar terkenal karena kemampuannya untuk dipindahkan, kebisingan yang lebih rendah, dan konsumsi energi yang rendah, tetapi output mesin pelet die datar rendah. Oleh karena itu, biasanya digunakan untuk produksi pakan rumahan.
Pengenalan Mesin Pembuat Pelet Die Cincin

Mesin pelet die cincin juga digunakan untuk memproduksi pelet. Dibandingkan dengan mesin pelet die datar, mesin pelet die cincin memiliki kapasitas pembuatan pelet yang lebih kuat, kapasitas yang lebih besar, dan kepadatan pembentukan partikel yang lebih tinggi, tetapi mesin pelet die cincin juga mengonsumsi lebih banyak energi.
Bagaimana Memilih Mesin Pembuat Pelet?


Saya yakin melalui penjelasan di atas, Anda sudah memiliki pemahaman tertentu tentang kedua mesin pelet ini. Mesin pelet die datar lebih cocok untuk membuat pelet pakan untuk peternakan dan tempat pemeliharaan hewan. Mesin pelet die cincin cocok untuk industri yang lebih besar dan memproduksi pelet biomassa sebagai bahan bakar.



